Lewati ke konten utama

Cara Import / Restore Backup

Import dan restore pada dasarnya adalah proses yang sama: memasukkan file backup (.sql) ke sebuah database. Bedanya cuma tujuan:

  • Import → memuat data dari file backup ke database.
  • Restore → mengembalikan database ke kondisi backup, menimpa data yang ada sekarang.

File backup biasanya berasal dari export database atau dari hosting/server lain.

Pastikan kamu sudah connect ke database terlebih dahulu.

PERINGATAN — DATA BISA DITIMPA PERMANEN
  • Kalau file .sql berisi perintah DROP TABLE / DROP DATABASE (biasanya hasil centang Add DROP TABLE saat export), tabel dengan nama yang sama akan dihapus lalu diganti isi backup.
  • Backup dulu database aktif kamu sebelum restore, supaya data terbaru tidak hilang.
  • Untuk restore, paling aman arahkan ke database baru, lalu ubah konfigurasi aplikasi/server.cfg ke database baru tersebut.
  • Kalau tetap restore ke database yang sudah berisi data, kosongkan dulu tabelnya (klik kanan → Drop table(s)) agar tidak konflik.
  • Pastikan database tujuan sudah benar. Proses ini tidak bisa dibatalkan.

1. Pilih Database Tujuan

  1. Di panel kiri HeidiSQL, klik database tujuan agar aktif.
  2. Kalau database tujuan belum ada, buat dulu lewat Cara Membuat Database, atau klik kanan session → Create newDatabase.
  3. Sedang restore ke database yang sudah berisi data? Kosongkan dulu tabelnya: pilih semua tabel → klik kanan → Drop table(s).

2. Jalankan File Backup

  1. Buka menu FileRun SQL file. Di Windows, kamu bisa langsung menekan Ctrl + O.
  2. Pilih file .sql yang ingin diimport.
  3. HeidiSQL akan menampilkan isi file tersebut di tab Query.
  4. Klik Run (atau tekan F9) untuk menjalankannya.
  5. Tunggu sampai proses selesai. Kalau ada error, baca pesan yang muncul di bagian bawah.

Menjalankan import file SQL

3. Verifikasi

  1. Refresh daftar tabel di panel kiri.
  2. Buka salah satu tabel, lalu cek tab Data untuk memastikan isinya sesuai.
  3. Jalankan aplikasi/server yang memakai database tersebut untuk memastikan berjalan normal.
FILE BESAR

Untuk file backup berukuran besar, jalankan import lewat command line (mysql -u user -p database < backup.sql). Prosesnya biasanya lebih cepat dan stabil.


Langkah Selanjutnya