Lewati ke konten utama

Cara memakai MTR

MTR (My Traceroute) menggabungkan fungsi traceroute dan ping: ia menunjukkan rute perjalanan paket ke server sekaligus latency dan packet loss di tiap hop. Tool ini dipakai teknisi support untuk menganalisis masalah koneksi.

Kapan Perlu Memakai MTR?​

  • Koneksi ke server terasa lag / delay.
  • Sering disconnect atau timeout.
  • Terjadi packet loss (aksi terasa tidak responsif).

Alamat Tujuan​

Gunakan salah satu alamat berikut saat menjalankan MTR:

  • 1.1.1.1 (Cloudflare DNS)
  • 8.8.8.8 (Google DNS)
  • IP server yang diberikan teknisi (contoh: 103.42.xx.xx)

Pilih Platform​

Cara Membaca Hasil MTR​

  • Loss% → Persentase packet loss di hop tersebut.
  • Snt → Jumlah paket yang dikirim.
  • Last → Latensi terakhir (ms).
  • Avg → Rata-rata latensi.
  • Best → Latensi terendah.
  • Wrst → Latensi tertinggi.
  • StDev → Variasi/jitter latensi.

Catatan: Jika packet loss hanya muncul di hop tengah tetapi hilang di hop terakhir, biasanya itu normal (router menolak ICMP untuk dirinya sendiri). Yang perlu diperhatikan adalah packet loss di hop terakhir (tujuan).